Bosan Main Game yang Nggak Ada Waifu? Cobain Shining Beyond Sekarang Juga – Bermain Game dalam jangka waktu yang lama memang terkadang membuat kita bosan. Apalagi jika bermain game dengan genre yang itu-itu saja. Biasanya sang pemain akan cepat jenuh. Apalagi jika sebuah game jarang mendapatkan update. Kali ini Kru KotGa akan menyarankan salah satu game yang bakal rilis sebentar lagi.

Bosan Main Game yang Nggak Ada Waifu Cobain Shining Beyond Sekarang Juga

Jika kalian familiar dengan game Valiant Force besutan XII Braves, tentunya kalian akan menyambut game terbaru ini. XII Braves kini membuat game bernama Shining Beyond. Shining Beyond kini sudah memasuki tahap pra-registrasi. Akan ada banyak in-game item gratis yang bisa kalian dapatkan. Termasuk 10x Premium Ticket Summon!

Shining Beyond adalah game Hero Collection RPG dengan idle-action hybrid gameplay. Game ini mengkombinasikan fase gameplay yang cepat dengan aksi seru yang bisa kalian mainkan. Yang paling menarik tentu saja, game ini berisikan karakter-karakter cantik yang cukup waifuable! Jika kalian bosan dengan game yang mengandalkan karakter cowok sebagai tokoh utama, Shining Beyond cukup berbeda. Banyak karakter lain yang bisa kalian gunakan.

Apalagi di Shining Beyond, setidaknya ada 50 hero berbeda yang bisa pemain kumpulkan. Setiap hero memiliki 4 Main Jobs. Ada Warrior, Rogue, Archer, dan Acolyte. Dari 4 Main Jobs ini, nantinya akan bercabang ke 7 Job lain. Mulai dari Crusader, Assassin, Ranger, Samurai, Mage, dan lain-lain. Hal ini membuat kalian tidak akan pernah bosan mencoba kemungkinan yang ada dan mengkombinasikan semua hero dalam sebuah game Idle Play.

Secara visual, game ini memiliki kemiripan dengan game Valiant Force. Dan sepertinya, para pengembang dari Shining Beyond merupakan penggemar dari game J-mobile. Karena sebagian besar desain karakter untuk UI, dan berbagai visualisasi di medang pertarungan mirip dengan yang kalian sering lihat di game mobile Jepang. Maka tidak heran, bahwasanya game ini akan cukup menarik bagi kalian yang suka menonton Anime atau hal berbau Jepang lainnya.

Shining Beyond merupakan game idle-action dan kalian dapat mengoleksi berbagai hero yang ada. Berbeda dengan yang lainnya, kalian tidak perlu banyak menghabiskan waktu untuk meningkatkan karakter agar dapat menikmati konten ekstensif seperti yang terdapat di game lainnya dengan genre yang sama. Tertarik untuk mencoba? Kalian bisa langsung klik tombol di bawah ini ya.

Ihsan Luminaire Ungkap Alasan Dirinya Kembali ke Skena Kompetitif untuk Memperkuat EVOS Legends – Diketahui bersama bahwa performa EVOS Legends (Divisi Mobile Legends) belakangan terlihat menurun drastis. Sebut saja pada turnamen MPL Indonesia Season 6 yang performanya bisa dibilang sangat kurang memuaskan bila dibandingkan season-season sebelumnya.

Ihsan Luminaire Ungkap Alasan Dirinya Kembali ke Skena Kompetitif untuk Memperkuat EVOS Legends

Atas dasar permasalahan tersebut, baru-baru ini EVOS Legends tengah merombak susunan pemain mereka dan merekrut beberapa nama besar seperti Luminaire, LJ, dan Antimage. Luminaire sendiri sebenarnya memang masih berada di bawah naungan EVOS, namun pada season lalu dirinya memutuskan untuk rehat untuk melanjutkan pendidikan dan melakukan live streaming. Melalui akun YouTube official EVOS TV yang tengah melakukan press conference, Luminaire mengungkapkan alasan dirinya kembali ke skena kompetitif untuk memperkuat EVOS Legends.

Luminaire mengungkapkan bahwa dirinya memang tidak jadi untuk melanjutkan pendidikan dan hanya melakukan live streaming yang mana dirinya merasa bosan bilamana hanya melakukan rutinitas tersebut. Luminaire juga merasa bahwa hidup itu perlu tantangan baru dan maka dari itu dirinya memutuskan untuk kembali.

Apakah dengan susunan pemain terbaru ini EVOS Legends bisa kembali kuat? Kita saksikan saja performa mereka di turnamen terdekat, MPLI.

Telkomsel Ajak Komunitas Gamer Indonesia untuk Mengharumkan Nama Bangsa di SuperGamerFest – Telkomsel mengajak seluruh gamer dan penggemar esports di Indonesia untuk merasakan keseruan dari SuperGamerFest 2020, festival virtual yang digelar khusus bagi pencinta game dan esports di Asia Tenggara. Salah satu daya tarik yang dimiliki oleh SGF adalah SuperGamerFest Awards, sebuah apresiasi untuk kreator konten gaming dan pelaku esports.

Telkomsel Ajak Komunitas Gamer Indonesia untuk Mengharumkan Nama Bangsa di SuperGamerFest

Seluruh insan di dalam komunitas gaming di Tanah Air dapat mendukung kreator konten dan pelaku esports Indonesia agar bisa mengharumkan nama bangsa pada ajang penghargaan tersebut. SuperGamerFest 2020 menjadi wadah yang penting bagi pelaku esports, kreator konten gaming, dan penggemar game pada umumnya untuk berkumpul dan bersuka cita melalui berbagai aktivitas seru di dalamnya. Maka dari itu, Telkomsel merasa bangga dapat terlibat dan memberikan dukungan bagi SuperGamerFest 2020.

Kami pun mengajak komunitas gaming di Indonesia untuk terlibat langsung di kegiatan tersebut dan membawa kebanggaan esports Tanah Air di kancah regional.” Ungkap Nirwan Lesmana, Vice President Digital Lifestyle Telkomsel. SuperGamerFest 2020 merupakan inisiatif dari PVP Esports, platform antar game dan antar negara pertama di ASEAN yang disokong oleh Singtel.

Inisiatif yang digelar secara virtual pada 5-6 dan 11-13 Desember 2020 tersebut menghadirkan berbagai kegiatan interaktif seperti lokakarya hingga wawancara dengan figur esports ternama. Selain itu, SuperGamerFest 2020 yang baru pertama kali digelar juga menyelenggarakan SuperGamerFest Awards, ajang penghargaan bagi para kreator konten gaming dan pelaku esport profesional perdana di Asia Tenggara. SuperGamerFest Awards menjadi bentuk perayaan akan semangat dan kreativitas dalam gaming bagi komunitas di kawasan tersebut.

Komunitas gaming di Indonesia bisa mengajukan nama favoritnya yang dapat terpilih dalam nominasi pada SuperGamerFest Awards. Secara keseluruhan, terdapat 10 kategori penghargaan yang terbagi ke dalam dua kelompok, yaitu Gaming Creator Awards dan Esports Awards.Penghargaan yang terdapat di Gaming Creator Awards terdiri dari Content Creator of the Year, Streamer of the Year, VOD Creator of the Year, Social Media Star of the Year, dan Breakout Creator of the Year.

Sedangkan, Esports Awards mencakup Esports Team of the Year, Esports Pro Player of the Year, Esports Coach of the Year, Esports Performance of the Year, dan Esports Game of the Year. Nantinya, penerima penghargaan akan ditentukan berdasarkan kombinasi antara nominasi dari penggemar, analisis kuantitatif, dan penjurian oleh panel. Para pelaku industri terkenal seperti Blizzard, Moonton, Riot Games, Team Secret, termasuk Singtel, Telkomsel, serta organisasi esports nasional dari berbagai negara, akan menjadi bagian dari panel yang bertanggung jawab dalam memberikan penilaian. Momen penganugerahan dari SuperGamerFest Awards sendiri akan dilakukan pada 12 Desember 2020.

Telkomsel sangat antusias menantikan penyelenggaraan SuperGamerFest 2020 dan SuperGamerFest Awards. Kami pun sudah menyiapkan platform Dunia Games dan MAXstream yang akan mendukung penuh acara tersebut dengan menghadirkan siarannya secara langsung bagi seluruh insan komunitas gaming di Indonesia. Keterlibatan Telkomsel dalam SuperGamerFest 2020 menjadi bagian dari komitmen perusahaan sebagai leading digital telco company di Indonesia untuk mengembangkan ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan di seluruh penjuru negeri, sekaligus mendukung kemajuan industri esports dan gaming di Tanah Air secara menyeluruh,” tutup Nirwan.

Penggemar esports di Indonesia dapat menunjukkan dukungannya terhadap kreator konten gaming dan pelaku esports profesional kebanggaan negeri dengan mengajukan nominasi untuk 10 kategori yang ada. Batas waktu pengajuan nominasi sendiri akan ditutup pada 22 November 2020. Pengajuan nominasi pada SuperGamerFest Awards dapat dilakukan secara online dengan mengakses www.pvpesports.gg/SuperGamer2020.

Taklukan Lawan dalam Grand Final, EVOS ESPORTS Tampil Sebagai Jawara Red Bull Gold League – Rangkaian turnamen liga esports Free Fire Red Bull Gold League telah berakhir dan menemukan juaranya. EVOS ESPORTS berhasil tampil mengesankan dan menjadi juara pada ajang Grand Final Red Bull Gold League yang berlangsung pada tanggal 20-21 November 2020, serta berhak atas hadiah utama sebesar Rp100.000.000.

Taklukan Lawan dalam Grand Final, EVOS ESPORTS Tampil Sebagai Jawara Red Bull Gold League

Taklukan Lawan dalam Grand Final, EVOS ESPORTS Tampil Sebagai Jawara Red Bull Gold LeagueMerangkum kemeriahan ajang turnamen Free Fire, Red Bull Gold League telah mencatatkan jumlah penonton terbanyak pada Grand Final Day 2 dengan 732.267 viewers menonton secara langsung jalannya pertandingan, serta akumulasi seluruh penonton di sepanjang jalannya turnamen yang mencapai 3.403.592 viewers di platform live-stream resmi YouTube Red Bull Nation.

Selamat kepada EVOS ESPORTS yang berhasil keluar menjadi juara utama dari Red Bull Gold League. Selama hampir satu bulan Red Bull Gold League telah menghadirkan pertandingan Free Fire paling kompetitif di Indonesia. Kami bangga dan senang atas pencapaian setiap tim yang sudah menghidupkan semangat #EmpowerYourPassion. Banyak #GoldenMoment yang sudah tercipta selama pertandingan mulai dari babak Regular Season hingga puncak acara di babak Grand Final.

Berakhirnya Red Bull Gold League telah menambah catatan positif kami dalam upaya mendukung dan menyediakan platform untuk mengasah keterampilan talenta eSports Indonesia hingga menjadi yang terbaik.” Ujar Syita Ayuningtyas sebagai Marketing Manager Red Bull Gold. Tim yang beranggotakan Saeful Muharrom, Abu Sofiyan, Muhammad Afaiq, Regi Pratama, dan Riki Wando ini mampu mengungguli 11 tim lawan dengan perolehan 302 total poin dan 2 Booyah! dalam 12 ronde.

Perjalanan Red Bull Gold League dimulai dari babak Regular Season pada tanggal 30 Oktober dimana 18 tim bertanding selama dua minggu memperebutkan 4 slot menuju babak Grand Final dan 12 tim yang tersisa bertanding selama dua hari berturut-turut sehingga mengerucut jadi 8 tim dengan perolehan terbaik untuk bertanding kembali bersama 4 tim pemuncak Regular Season di panggung pembuktian akhir pada babak Grand Final.

Hari Pertama

EVOS ESPORTS mampu menunjukkan performa yang baik setelah menempati peringkat ke-2 klasemen dengan perolehan 138 poin meski tanpa satu-pun Booyah. Namun, hari pertama menjadi milik ISLAND OF GODS yang mengumpulkan perolehan 156 poin dan 1 Booyah.

Sejak ronde pertama babak Grand Final dimulai, tim asal Bali tersebut sudah menancap gas

bertahan hingga fase terakhir ronde bersama dengan RED BULL REBELLION. Kedua tim saling berduel hingga titik penghabisan hingga akhirnya ISLAND OF GODS meraih Booyah pertama dan memantapkan posisinya sebagai pemuncak klasemen. Meski sedikit tertinggal, RED BULL REBELLION menempel ketat di posisi ketiga dengan perolehan 125 poin dan 2 Booyah.

Hari Kedua

Melanjutkan sengitnya kompetisi di babak Grand Final, ke-12 tim berharap membawa semangat dan eksekusi strategi yang lebih baik untuk mengejar ketertinggalan dan menjaga keunggulan di papan klasemen.

EVOS ESPORTS membuka hari kedua dengan positif setelah mendapat Booyah perdana di ronde ke-7 pada map Bermuda. Tak berhenti sampai disitu, ronde ke-9 kembali didominasi oleh EVOS setelah pertarungan sengit hingga tahap akhir melawan BIGETRON BIT.

Kemudian, ISLAND OF GODS melancarkan serangan balik yang menghasilkan penambahan Booyah pada ronde ke-10. Namun sayang, usaha tersebut masih belum cukup untuk mengejar ketertinggalan dari EVOS ESPORT sehingga ISLAND OF GODS harus puas finis di posisi kedua dengan perolehan akhir 239 poin, 2 Booyah dan mereka berhak atas hadiah sebesar Rp40.000.000. Sedangkan, peringkat ketiga ditempati oleh BIGETRON BIT atas perolehan akhir mereka sebesar 228 poin, 1 Booyah dan mereka berhak atas hadiah sebesar Rp25.000.000.

Tidak lupa akan gemilangnya penampilan individu yang mampu mengangkat performa tim, Red Bull Gold League menobatkan BION 09 dari tim ISLAND OF GODS sebagai pemain terbaik dengan Most Kills berjumlah 29 dalam sepanjang perhelatan Grand Final dan berhak atas hadiah sebesar Rp10.000.000. Selamat kepada EVOS ESPORTS dan terima kasih banyak kepada seluruh 18 tim partisipan yang sudah berjuang menampilkan keterampilan dan skill esports terbaik tanah air melalui Red Bull Gold League. Kami telah melihat betapa dinamis dan tingginya level kompetisi.

Yang dibawakan seluruh tim untuk saling mengejar posisi di papan klasemen. Tentunya kami berharap dengan adanya Red Bull Gold League ini dapat mengembangkan komunitas Free Fire menjadi semakin besar dan solid lagi di Indonesia. Selain itu, kami juga berharap Red Bull Gold League dan turnamen eSports lain mendatang dapat menjadi contoh ideal adanya kesempatan bagi anak bangsa untuk membangun mental sportif dan positif anak bangsa di era digital saat ini.” Kata Wijaya Nugroho sebagai Business Development dan Esports Manager Garena.

Berakhirnya Red Bull Gold League dengan antusiasme tinggi dari pemirsa Indonesia menjadi dorongan lebih bagi Red Bull Gold untuk semakin menghadirkan keseruan di beragam platform pada masa mendatang yang kian membantu agenda pemerintah dalam mempercepat proses transformasi digital. Industri esports yang kian diakui pemerintah atas kontribusinya dalam ekonomi digital tidak hanya bermanfaat untuk negara, namun juga memberi opsi lebih luas bagi anak bangsa yang ingin mengejar karir di dunia game.

Kolaborasi Terbesar? Mobile Legends: Bang Bang Umumkan Kolaborasi dengan Petinju Manny Pacquiao – Nama Manny Pacquiao tentunya sudah tidak asing bagi kalian para penggemar olahraga. Pasalnya, petinju asal filipina ini memiliki segudang prestasi yang membanggakan. Namun, kali ini kita tidak akan membahas prestasi dari petinju berusia 41 tahun ini. Kali ini kita akan membahas soal kolaborasi dirinya dengan salah satu game yang cukup dikenal di Indonesia.

Kolaborasi Terbesar? Mobile Legends: Bang Bang Umumkan Kolaborasi dengan Petinju Manny Pacquiao

Baru-baru ini Mobile Legends: Bang Bang mengadakan pengumuman yang cukup menarik. Pasalnya, mereka menarik Manny Pacquiao sebagai Brand Ambassador dari Mobile Legends: Bang Bang di Filipina. Di negara tersebut tentu saja sang petinju sudah bagaikan pahlawan masa kini. Tak hanya Brand Ambassador, nampaknya Manny Pacquiao juga akan hadir di dalam game.

Seperti yang kita ketahui, lewat Advanced server ada salah satu hero yang bernama Paquito. Tampilannya pun seperti petinju pada umumnya. Memiliki nama julukan Heavenly Fist, bisa jadi Paquito akan masuk ke dalam meta game. Hero satu ini cukup lincah karena memiliki banyak jenis dash.

Bagaimana menurut kalian? Apakah kolaborasi ini terlihat menyenangkan? Tulis di kolom komentar ya!

Klasemen Akhir Upoint Esports Minor League 2020 AURA NESC, Aerowolf dan Kings Esports Gugur – Siapa yang nonton UPoint Esports Minor League kemarin? Akhirnya UPoint Esports Minor League 2020 by UPoint.ID x Indihome Gamer kini telah mencapai puncaknya! Setelah melewati 3 minggu tahapan group stage yang berat, kini tibalah sudah dimana hanya 20 team professional yang tersisa.

Klasemen Akhir Upoint Esports Minor League 2020 AURA NESC, Aerowolf dan Kings Esports Gugur

Pada pertandingan Grup Stage Week #3 Day 2 kemarin, terjadi pertandingan yang sangat panas antara Grup D vs Grup A. Pada grup tersebut ada team yang nantinya akan mewakili Indonesia di ajang Free Fire Continental Series, yaitu team ONIC Esports dan RRQ Hades. Meskipun pada Week #2 RRQ Hades sempat terpuruk dan berada di dasar klasemen Grup A, namun mental dari Runner Up FFIM 2020 Fall ini berhasil bangkit dari papan bawah klasemen Grup A.

RRQ Hades berhasil mengamankan Point di hari pertama dan kedua di Week #3, hasilnya mereka berhasil menembus babak playoffs dan menyudahi perjuangan Capital Esports yang hanya terpaut 1 point saja. Performa gemilang juga berhasil didapatkan Bigetron Esports pada Week #3. Sempat tersendat di dasar klasemen, tidak membuat team robot menyerah, bahkan team bertabur bintang, AURA NESC pun harus menjadi korban dari kebangkitan pasukan Bigetron.

Selain menjadi korban keganasan Bigetron Esport, nasib buruk juga harus diterima oleh AURA NESC yang terpaksa merelakan tiket babak playoffs ke tangan Lynx Esports. Lynx Esports berhak masuk ke babak playoffs atas perbedaan point yang terpaut 1 point dengan AURA NESC.

Meskipun AURA NESC harus pulang terlebih dahulu, ada momen menarik ketika EVOS bertemu dengan AURA NESC. Beberapa kali squad Asuhan Coach “EVOS Manay”, harus tumbang oleh pasukan AURA NESC. Tentunya hal ini menjadi satu momen yang cukup menarik untuk disaksikan.

Tim-tim yang berhasil lolos dan mengamankan tiket ke Grand Final.

Dari Grup A:
DG Esports
RedBull Rebellion

Dari Grup B:
Evos Esports
InYourHead

Dari Grup C:
BOOM Esports
BOOS Esports

Dari Grup D:
Dranix Vendetta
Saudara Esports

12 tim yang berhasil mengamankan tiket ke babak playoffs.

First Raider Alpha
Siren Esports
RRQ Hades
IOG Esports
TIME Comeback
Team NXL
JEET Esports
Bigetron Esports
Lynx Esports
The Prime Esports
Rosugo Esports
ONIC Olympus

Untuk team-team yang harus gugur seperti AURA NESC, Aerowolf Esports, Capital Esports, dan Kings Esports jangan berkecil hati dan tetap semangat. Mungkin di lain waktu akan menjadi kesempatan mereka untuk menjadi juara di turnamen UPoint Esports Minor League.

Babak Playoffs akan berlangsung pada tanggal 24 November 2020 jam 13:00 WIB. Sedangkan acara Grand Final akan berlangsung pada tanggal 25 November 2020.

Nah, untuk sobat-sobat yang mau nonton langsung babak playoffs dan Grand Final UPoint Esports Minor League 2020, langsung saja subscribe Channel YouTube UPoint Esports biar nggak ketinggalan pertandingannya. Bakalan ada promo spesial juga selama babak Playoffs dan Grand Final.

Jangan lupa juga untuk follow akun Instagram UPoint.id untuk dapat info terbaru seputar turnamen dan game lainnya, serta bantu agar bisa mencapai 100K Followers.

Mulai Dari Pro Player Lost Saga Hingga Dota 2, Aville Ceritakan Karirnya Sebagai Seorang Pro Player – Nama Adit Rosenda atau yang biasa kita kenal dengan Aville adalah mantan salah satu kapten terbaik yang pernah ada di scene Dota 2 Indonesia. Berawal dari tim Zero Latitude, Tim ini menjelma menjadi EVOS Esports dan Dota 2 adalah divisi pertama mereka. Jika kalian adalah pemain Lost Saga, tentunya tidak asing dengan Nickname Aville.

Mulai Dari Pro Player Lost Saga Hingga Dota 2, Aville Ceritakan Karirnya Sebagai Seorang Pro Player

Lewat Podcast dari Dimas Surya Rizki atau yang biasa kita kenal dengan Dejet, Aville mengamini bahwasanya dirinya adalah mantan pemain kompetitif Lost Saga. Namun, tak hanya soal tersebut. Di Podcast kali ini Aville juga menceritakan bagaimana perkembangan dirinya saat ini. Mantan Offlaner tangguh yang kini mengisi acara Reality Show Televisi untuk pencarian bakat di Mobile Legends: Bang Bang ini mengatakan dirinya saat ini masih terlibat dalam acara tersebut. Aville juga menceritakan bahwasanya tahun terakhir di EVOS Esports sebagai pemain Dota 2 cukup berat kala itu.

Mencari satu kepingan terakhir diantara 4 pemain yang tersisa, EVOS Esports sulit untuk menentukan pemain terakhirnya. Mereka terakhir menggunakan jasa Andrew “Drew’ Halim sebagai pemain. Namun apa daya, EVOS Esports Divisi Dota 2 bubar. Namun Aville sendiri mengatakan bahwasanya dirinya masih menyukai Dota 2. Hingga saat ini, Aville masih aktif memberikan Coaching bagi para pemain Dota 2 yang baru. Namun jika ditanya akankah dirinya turun kembali menjadi pemain kompetitif, dirinya mengatakan tidak yakin akan turun kembali.

Namun, Aville berpesan kepada para pemain yang saat ini masih aktif di Dota 2 untuk selalu menjaga mental mereka. Semakin memiliki mental yang bagus, semakin jago pula kalian bermain Dota 2. Bagaimana menurut kalian pendapat dari Aville

Setelah PUBG Mobile Weird Genius Berikan Teaser Kolaborasi dengan Wild Rift – Nama Weird Genius adalah salah satu grup musik yang beberapa kali mencuat namanya karena beberapa single yang mendunia. Grup musik yang digawangi oleh Reza Oktovian, Eka Gustiwana, dan Gerald ini melejit berkat lagu Lathi dan kolaborasi mereka dengan Yellow Claw dengan lagu Hush. Namun, beberapa waktu yang lalu mereka pernah terlibat kolaborasi dengan PUBG Mobile untuk teaser Map Livik.

Setelah PUBG Mobile Weird Genius Berikan Teaser Kolaborasi dengan Wild Rift

Hal ini tidak mengherankan, mengingat Reza Oktovian atau yang biasa dikenal dengan Reza Arap adalah YouTubers gamers. Dua lagu Weird Genius yaitu Flickshot dan Peanut Butter juga kental dengan Nuansa Game. Kini lewat akun Sosial Media Resmi mereka, Weird Genius mengisyaratkan kolaborasi dengan Wild Rfit. Game Mobile besutan Riot ini memang tidak main-main ketika menggunakan jasa influencer.

Terlihat ketika member Weird Genius berfoto di sebuah latar belakang yang berbeda. Tak hanya itu, mereka menggunakan hashtag yang mengarah ke Wild Rift dan satu kata bertajuk “All In”. Nampaknya tak cuma kolaborasi seperti PUBG Mobile. Mereka akan membuat sebuah lagu baru.

Namun pada dasarnya ini adalah sebuah spekulasi. Bagaimana menurut kalian? Apa bentuk kolaborasi antara Weird Genius dan Riot kali ini

Harap Bersabar Jabra Elite 85t Dijual di Indonesia Mulai Desember – Diciptakan berdasarkan rekam jejak inovasi terdepan pada true wireless earbuds, Jabra menambahkan ANC ke dalam portofolio true wireless yang telah memenangkan penghargaan melalui kehadiran Elite 85t terbaru, tanpa kompromi pada desain ramping ataupun kenyamanan optimal.

Harap Bersabar Jabra Elite 85t Dijual di Indonesia Mulai Desember

Seperti dijelaskan oleh Louis Sudarso, Country Sales Manager, Consumer, Jabra Indonesia dalam acara peluncuran Jabra Elite 85t bahwa Jabra menciptakan produk dengan tujuan tertentu. Kali ini Jabra sangat bangga dapat menunjukkan bahwa komitmennya terhadap ANC adalah tanpa pengecualian.

Pengguna headset saat ini menantikan hal-hal hebat dalam suatu kemasan kecil, kami senang sekali dapat menghadirkan ANC terbaik di kelasnya, yakni Jabra Elite 85t. Melalui desain yang sangat compact dan ramping. Kami bangga dapat membawa pengguna ke dalam perjalanan ANC bersama kami,” ucap Louis.

Ditambahkan oleh Louis bahwa Jabra juga berhasil meramu Elite 85t dengan memberikan peningkatan secara gratis pada Elite 75t yang telah mereka miliki. Selain itu, Jabra juga memimpin inisiatif ini sebagai merek global pertama yang menjalankan pembaruan over-the-air. Saat ini, ANC bagi Jabra sama artinya dengan ‘Accept No Compromise’!

Elite 85t dirancang untuk mendobrak batasan seberapa banyak kebisingan yang dapat dihilangkan. Selain itu, Jabra juga mengklaim bahwa Elite 85t memiliki teknologi ANC ramuan sendiri yang paling canggih dan kuat, tanpa mengurangi ukuran atau desain khas serta kenyamanan untuk penggunaan sepanjang hari.

Tambahan terbaru pada seri Elite, Jabra Elite 85t, hadir dengan Jabra Advanced ANCTM yang memberikan tingkat noise-cancelling selangkah lebih maju dari yang ditawarkan ANC standar Jabra. Chipset ganda pada earbuds menghadirkan kemampuan ANC yang kuat serta pemrosesan suara yang optimal.

Ini adalah earbuds TWS terkecil yang menawarkan ANC

premium untuk menciptakan ruang pribadi yang tenang. Selain itu, Jabra juga menyelipkan HearThrough agar pengguna Jabra Elite 85t tetap dapat mendengar suara di sekelilingnya,” tambah Louis.

Disebutkan oleh Louis bahwa fitur ANC premium dan HearThrough dapat disesuaikan sepenuhnya dengan fokus ekstra pada kinerja suara alami dan limited occlusion (penyumbatan/penutupan), melalui desain semi-terbuka dan beberapa mikrofon ANC.

Dengan semakin banyaknya orang yang menginginkan fleksibilitas dalam melakukan dan menerima panggilan telepon, earbuds Jabra Elite 85t terbaru juga mampu menghadirkan kualitas suara yang jelas dan jernih. Hal ini berkat teknologi 6-mikrofon (tiga di setiap telinga, dua di bagian luar, satu di bagian dalam).

Perlindungan terhadap suara bising angin juga telah ditingkatkan. Mikrofon di bagian dalam dan luar earbuds digunakan untuk melengkapi Jabra Advanced ANC, yang mampu meredam bising dengan lebih baik serta menyaring lebih banyak kebisingan di semua frekuensi.

Fleksibilitas Jabra Advanced ANC lebih dari sekedar solusi on/off karena dapat disesuaikan dengan penggeser ganda mulai dari ANC penuh hingga HearThrough penuh, atau dimanapun diantara keduanya. Ini Artinya Jabra Elite 85t menawarkan pengalaman yang lebih dipersonalisasi sehingga pengguna dapat memegang kendali secara penuh.

Speaker 12mm memungkinkan Jabra Elite 85t menghasilkan suara yang besar dan bass yang kuat

Sekaligus meningkatkan kenyamanan dan mengurangi tekanan telinga dengan desain semi-terbuka. Jabra telah mengadaptasi gel telinga (ear gel) menjadi bentuk oval supaya lekat dengan lebih baik di telinga.

Hal itu juga menjadikan posisi tower earbuds tidak terlalu masuk di dalam di telinga, sehingga membuat Elite 85t menjadi earbuds TWS yang benar-benar nyaman digunakan, sekaligus memastikannya tidak mudah lepas.
Ketahanan baterai Elite 85t mampu bertahan hingga 5,5 jam untuk mendengarkan musik dengan ANC aktif.

Bahkan, ketahanan baterai earbuds TWS ini bisa diperpanjang hingga 25 jam melalui casing pengisi daya dengan ANC aktif dan 31 jam dengan ANC non-aktif. Daya tarik lainnya, Jabra Elite 85t telah memiliki sertifikasi Qi untuk pengisian daya nirkabel (wireless charging) dan kompatibel dengan semua pengisi daya bersertifikasi Qi.

Elite 85t juga punya kemampuan tahan debu dan air berkat sertifikasi IPX4. Fitur lainya adalah Equalizer yang dapat disesuaikan di aplikasi Sound+, serta akses sekali sentuh ke Alexa, Siri dan Google AssistantT. ‘MyControls’ untuk menentukan pengaturan tombol dan Jabra MySound untuk suara yang lebih personal.

Tertarik untuk membeli Jabra Elite 85t? Untuk kalian yang ingin memiliki earbuds TWS terbaru dari Jabra ini harus sedikit bersabar. Pasalnya, Jabra mulai memasarkan Elite 85t di beberapa mitra retailnya, termasuk mitra e-commerce pada bulan Desember 2020 dengan harga retail yang disarankan Rp3.290.000.

Sempat Jadi Game Paling Laris, Among Us Juga Laris Dijiplak Oleh Beberapa Developer Lain – Among Us adalah game yang sempat populer beberapa waktu lalu. Memiliki sistem yang mirip dengan Game Werewolf, Among Us Populer karena mudah dimainkan bersama teman-teman. Jika tidak ingin repot mengetik pernyataan di Handphone, kalian bisa menggunakan bantuan Discord untuk beradu argumen. Hal ini cukup menarik perhatian beberapa orang. Namun, kesuksesan ini ternyata menjadi incaran Developer lain.

Sempat Jadi Game Paling Laris, Among Us Juga Laris Dijiplak Oleh Beberapa Developer Lain

Mulai banyak yang menjiplak Among Us. Contohnya, salah satu versi China yang dirilis di iOS dengan nama Werewolf Among Us yang kini berada di salah satu top iOS Downloads di beberapa negara. Selain itu, ada juga versi VRChat yang membuat versi 3D dari game tersebut, serta Killer Among Us 3D yang akan hadir di Steam sebentar lagi.

Killer Among Us 3D benar – benar menjiplak game Among Us secara keseluruhan. Terlepas dari grafis 3D yang ditawarkannya. Deskripsi detail terkait dengan gamenya tersebut pun menjelaskan tentang game Among Us secara keseluruhan. Hal ini sepertinya tidak etis mengingat mereka tidak memodifikasi sama sekali dan hanya memberikan update grafis ke game tersebut.

Tentu saja Killer Among Us 3D bukanlah satu – satunya game yang menjiplak game yang dikembangkan oleh InnerSloth tersebut, pemain bisa menemukan game seperti “Impostor among us”, Among Us: Shooter games, dan masih banyak lagi.

Laku Keras, Ghost of Tsushima Berhasil Terjual Sebanyak 5 Juta Copy di Seluruh Dunia – Sejak dirilis pada bulan Juli lalu, Ghost of Tsushima sudah mendapatkan banyak resepsi positif dari kritik serta sekian banyak gamer di seluruh dunia yang sudah memainkan gamenya. Selain menawarkan pengalaman open-world yang imersif dan berkesan, game ini juga mengusung tema samurai klasik yang benar-benar terasa autentik.

Laku Keras, Ghost of Tsushima Berhasil Terjual Sebanyak 5 Juta Copy di Seluruh Dunia

Hasilnya, cukup mengejutkan. Dilansir dari Gematsu, Ghost of Tsushima saat ini sudah berhasil terjual sebanyak 5 juta copy, dimana game tersebut eksklusif untuk konsol PlayStation saja. Sony juga mengkonfirmasi bahwa Ghost of Tsushima menjadi game IP terbaru untuk PlayStation 4 dengan penjualan tercepat saat ini.

Untuk sebuah game yang dikembangkan oleh developer barat, bisa menciptakan sebuah game yang mengambil setting negeri lain dan mempresentasikannya dengan sempurna seperti Ghost of Tsushima adalah pencapaian besar. Tertarik dengan gamenya? Ghost of Tsushima saat ini sudah tersedia dan bisa kamu mainkan di PlayStation 4.

Vivo Umumkan Tanggal Peluncuran OriginOS – Belum lama ini, vivo pabrikan smartphone asal Cina telah mengkonfirmasi bahwa mereka sedang mengerjakan sistem operasi seluler terbarunya yang diberi nama OriginOS. Disebut-sebut, sistem operasi seluler terbaru itu akan menggantikan user interface khusus, FunTouch OS yang ada sebelumnya.

Vivo Umumkan Tanggal Peluncuran OriginOS

Nah! Hari ini vivo telah mengkonfirmasi bahwa OriginOS akan diluncurkan pada tanggal 18 November. Untuk itu, vivo akan menggelar acara spesial di Shenzhen, Cina. Sistem operasi terbarnya ini dikatakan memiliki desain Antropomorfik dan bertujuan untuk menawarkan pengalaman baru kepada pengguna.

Dalam teaser sebelumnya untuk sistem operasi yang akan datang, terungkap bahwa OriginOS yang proyeknya sedang dikembangkan di bawah Origin Studio mengusung tagline “Brave New World”. Ini sekaligus juga mengkonfirmasi perombakan total antarmuka pengguna.

Laporan sebelumnya telah mengungkapkan bahwa vivo akan menawarkan dua jenis interface yang berbeda untuk pengguna, yakni OriginOS dan Stock Android. Menariknya dari tawaran tersebut, pengguna akan dapat memilih dan beralih di antara dua opsi tersebut.

Bersamaan dengan peluncuran mobile OS terbaru berbasis Android ini, vivo juga diharapkan akan mengumumkan beberapa produk lainnya pada Developer Conference 2020. Selain aplikasi baru dan game vivo diharapkan juga buka-bukaan mengenai kemitraan bisnisnya, dan beberapa hal penting lainnya.

vivo sebelumnya juga telah menyatakan bahwa antarmuka pengguna khusus yang akan datang juga akan tersedia untuk smartphone vivo yang sudah ada. Untuk mengetahui dengan pasti perangkat mana yang akan kompatibel dengan OriginOS, kita harus menunggu peluncuran resminya.

Coach Zeys Dicari Player Posisi Jungler dan Tank untuk EVOS Legends MPL – Setelah meraih hasil yang kurang memuaskan di MPL Indonesia Season 6, EVOS Legends divisi Mobile Legends memang terlihat sedang memperbaiki line up pemain mereka. Setelah nama Antimage dan Xorn yang dikabarkan akan berlabuh di EVOS Legends kini Coach mereka yaitu Zeys melontarkan suatu kabar menarik.

Coach Zeys Dicari Player Posisi Jungler dan Tank untuk EVOS Legends MPL

Melalui akun Discord miliknya, Zeys mengumumkan bahwa EVOS Legends (MPL) tengah mencari pemain dengan posisi Jungler dan Tank. Beberapa syarat yang harus dipenuhi juga ia tuliskan.

Bagi yang tertarik, mereka harus mengirimkan List Moba dan Esports Background, Umur, Kelebihan dan Kelemahan in-game, Bisa berbahasa Inggris (Ya/Tidak), dan yang terakhir Apakah sedang dalam relationship? Kalau tidak, apakah sudah pernah berada di relationship sebelumnya? Kapan dan berapa lama?

Tentunya hal ini merupakan suatu kesempatan besar untuk para pemain Amatir. Jika kalian merasa memiliki kemampuan yang mumpuni, daftar dan jangan sia-siakan kesempatan ini

Rekomendasi Rakit PC Paling PAS MANTAB Cuma 7 Jutaan Untuk Gaming Kekinian – Saat ini, cukup banyak pilihan perangkat gaming untuk memainkan berbagai game AAA khususnya. Untuk konsol saja, para gamer bisa memilih konsol seperti Xbox One, PlayStation 4, ataupun Nintendo Switch. Namun, jika berbicara perangkat gaming paling ideal untuk anak kuliahan yang mungkin hanya memiliki budget terbatas, PC adalah perangkat gaming utama yang paling cocok.

Rekomendasi Rakit PC Paling PAS MANTAB Cuma 7 Jutaan Untuk Gaming Kekinian

Memiliki sebuah PC gaming tentunya sangat multifungsi, selain bisa digunakan untuk memainkan game, bisa juga digunakan untuk belajar dan mengerjakan tugas. Namun, kebanyakan anak kuliah atau sekolahan pasti bingung kan spesifikasi seperti apa yang cocok untuk mereka karena budget yang terbilang terbatas dan pilihan yang minim.

Nah, pada artikel ini kru KotGa akan memberikan rekomendasi rakit PC gaming dengan budget yang paling pas dan ideal untuk memainkan game terkini. Pada artikel ini kru KotGa anggap kalian sudah memiliki keyboard, monitor, mouse, dan speaker ataupun headset. Seperti apa spesifikasinya.

Ryzen 5 2600 bisa menjadi pilihan yang tepat bagi para gamer yang juga ingin melakukan berbagai aktivitas disamping tuntutan performa gaming yang dihasilkan dan memiliki price performance yang sangat baik. Apalagi, saat ini stok untuk Ryzen 5 2600 sangat mudah dicari dipasaran dengan harga yang wajar. Yap, setidaknya kamu masih bisa menggunakannya sampai Ryzen 5000 sampai ke Indonesia dengan harga yang stabil.

Kru KotGa sengaja memilih motherboard AM4 dengan chipset B450

AMD sudah mengumumkan Ryzen generasi keempat dan kabarnya untuk motherboard lawas akan didukung mulai dari B450, belum ada kepastian A320 masih didukung atau tidak. Dengan begitu, motherboard ini bisa future proof dan tidak perlu upgrade jika ingin menggunakan Ryzen 5000 kedepannya.

Untuk urusan penyimpanan, yakali untuk zaman sekarang tidak menggunakan SSD? Segalam macam aplikasi dan sistem operasi akan sangat lebih lancar dan optimal juga menggunakan SSD. Untuk sementara, menggunakan 240GB SSD sudah cukup untuk menyimpan sedikit game dan sistem operasi. Sisanya nanti kamu bisa menabung untuk membeli harddisk.

Untuk urusan casing sebenarnya bisa tergantung seleranya pengguna. Namun kru KotGa pribadi merekomendasikan Cube Gaming Wescov karena bentuknya yang terbilang minimalis dan keren. Memang dari segi build quality terlihat meragukan karena harganya yang sangat murah, namun sudah lebih dari cukup untuk PC gaming dengan budget terbatas ini.

Dengan spesifikasi diatas, kamu bisa memainkan game terkini menggunakan resolusi 1080p

Yang tentunya dengan settingan yang menyesuaikan. Motherboard AM4 dengan chipset tersebut masih bisa melakukan overclock RAM untuk meningkatkan performa APU Ryzen tersebut. Kru KotGa rekomendasikan untuk meningkatkan kecepatan RAM hingga 3200Mhz atau minimal 2933Mhz.

Kru KotGa yakini bahwa kombinasi antara AMD Ryzen 5 2600 serta GTX 1650 Super adalah “zona nyaman” untuk para gamer saat ini, terutama untuk yang masih memainkan game di resolusi 1080p. Berikut adalah hasil benchmark Ryzen 5 2600 + GTX 1650 Super ketika dicoba untuk memainkan game terkini.

Melihat performa diatas, rasanya Ryzen 5 2600 + + GTX 1650 Super akan menjadi solusi untuk gamer yang ingin merakit PC dengan budget hemat tidak sampai 10 juta. Dengan harga 7 jutaan, para gamer sudah mendapatkan PC yang siap melibas berbagai game kekinian seperti Assassin’s Creed Odyssey, COD: Modern Warfare, Control, dan masih banyak lainnya dengan rata-rata framerate diatas 60 FPS.

Tanpa Alasan yang Jelas Twitch Banned Akun Pesepakbola Terkenal Neymar Jr – Neymar beberapa waktu ke belakang memang terlihat memainkan game kesukaan dirinya di Twitch. Sang punggawa Paris Saint Germain sekaligus Timnas Brazil ini kerap melakukan stream game-game FPS seperti CS:GO dan lain-lain. Bahkan, terkadang Neymar memainkan game sesuai dengan permintaan para fans di Twitch.

Tanpa Alasan yang Jelas Twitch Banned Akun Pesepakbola Terkenal Neymar Jr

Namun baru-baru ini akun otomatis yang memang memantau siapa saja yang terkena banned di Twitch menunjukkan bahwasanya sang superstar sepak bola terkena banned di Twitch. Lagi-lagi platform stream yang memang diandalkan oleh beberapa orang untuk mencari hiburan ini melakukan banned tanpa alasan.

Sudah banyak orang biasa ataupun influencer yang terkena banned otomatis ini Twitch juga terkadang tidak memberikan info yang jelas. Mereka hanya melakukan banned kemudian melepaskannya kembali. Meski di Terms dan Condition sudah dituliskan lengkap, namun kita sebagai orang biasa tentunya wajib tahu apa hal yang kita langgar.

Tawarkan Sensasi Nostalgia Perfect World Mobile Rilis Kelas Assassin dan Map Bertema Winter – Sebagai salah satu judul game yang rilis di awal tahun 2000-an, nama Perfect World tentunya bisa membuat para gamers yang sempat mencicipi kejayaan Warung Internet atau warnet bernostalgia. Bagaimana tidak, saat itu game Perfect World menjanjikan sensasi game MMORPG dengan eksplorasi yang berbeda. Tak hanya itu, Perfect World juga membuat kalian bisa menjelajah dengan Mount baik di darat ataupun di udara.

Tawarkan Sensasi Nostalgia Perfect World Mobile Rilis Kelas Assassin dan Map Bertema Winter

Jangan bersedih, kini game Perfect World yang kalian rindukan hadir di platform mobile! VNG selaku publisher yang membawa Perfect World Mobile turut memberikan update yang menarik. Ketika Open Beta, akan ada Class Assassin. Pilihan Class yang berada di Ras Untamed ini memiliki Burst Damage yang cukup tinggi. Tak cuma Class Assassin, akan ada map bertemakan Winter yang siap menyambut kalian!

Tercapainya Milestone Perfect World Mobile juga bisa menjadi alasan kalian untuk memainkan game ini. Karena VNG membagikan beberapa item gratis bagi kalian yang sudah melakukan pra-register. Tentunya item ini akan membantu mengarungi dunia Perfect World untuk pertama kali. Saatnya kembali merasakan petualangan di Perfect World lewat platform yang berbeda.

Juara MPL Season 6 RRQ R7 Mengaku Belum Puas Karena Masih Dendam dengan M2 – Diketahui bahwa RRQ Hoshi keluar sebagai juara MPL Indonesia Season 6 lewat pertandingan sengit melawan Alter Ego Esport. Telah lewat beberapa pekan, kini akun official RRQ Hoshi mengunggah sebuah video yang berisikan rekap perjalanan mereka selama playoffs hingga final dan ucapan terima kasih kepada orang-orang terdekat.

Juara MPL Season 6 RRQ R7 Mengaku Belum Puas Karena Masih Dendam dengan M2

Ada yang menarik dalam video tersebut, yaitu ketika R7 mengatakan bahwa dirinya belum puas atas gelar juara yang diraihnya. R7 mengatakan bahwa dirinya masih ada rasa dendam dengan M2. Jika nantinya RRQ Hoshi berhasil menjuarai M2 barulah R7 akan puas.

Diketahui pada M1, RRQ Hoshi memang belum berhasil untuk meraih gelar tersebut karena kalah di grand finals ketika bertemu EVOS Legends. Dan ketika itu R7 harus absen bermain sebab dirinya tengah dalam kondisi sakit.

Tidak hanya R7, Lemon sang Alien juga mengatakan bahwa dirinya ingin juara terus, namun dirinya belum mengetahui kedepannya akan terus bermain atau tidak. Dan Sang Alien berpesan untuk para fans untuk tetap mendukung RRQ bagaimanapun kedepannya.

Garena Banned Hampir 1 Juta Akun Free Fire Karena Masih Menggunakan Cheat – Game Free FIre besutan Garena adalah game yang cukup populer di beberapa negara seperti Indonesia, India dan beberapa Negara Amerika Selatan. Game Battle Royale ini bahkan memiliki esports road map yang cukup jelas. Namun tetap saja, namanya sebuah game pasti tidak lepas dari kelakuan para cheater.

Garena Banned Hampir 1 Juta Akun Free Fire Karena Masih Menggunakan Cheat

Hal ini dirasakan oleh Free Fire. Dimana ternyata mereka masih bekerja keras untuk menyingkirkan para cheater. Melansir dari akun Facebook Garena Free Fire, setidaknya ada 826 Ribu Akun yang terkena banned di bulan ini. Hal ini tentunya cukup mengejutkan. Pasalnya di bulan Mei 2020 lalu, Garena sudah membanned sekitar 3,8 Juta akun. Namun tetap saja, para pemain nakal alias cheater ini tetap ada di game tersebut.

Kebanyakan menurut statistik, cheat yang digunakan adalah Auto Aim, Teleport, dan Menembak Tembus Tembok. Hal ini tentunya tidak bisa dibiarkan mengingat banyak game yang akhirnya rusak karena tingkah laku cheater. Namun angka ini, terus tinggi seiring dengan berjalannya waktu dan tidak menurun. Nampaknya Garena harus memberikan tindakan yang tegas sekaligus memberikan upgrade sistem agar tidak terulang kejadian serupa.

Hero Baru Marvel Super War yang Memiliki Skill Combo Jarak Dekat dan Jauh Hanya Taskmaster – Hadirnya Marvel Super War Season 4 yang membawa tema dari film Marvel terbaru yaitu Black Widow tidak hanya menghadirkan skin terbaru saja, namun membawa seorang Hero baru dan juga villain dari film Black Widow itu sendiri, siapa lagi kalau bukan Taskmaster! Ia merupakan seorang ahli Taktik yang terampil dan jago melakukan aksi seni bela diri berkat refleks fotografi yang dimilikinya.

Hero Baru Marvel Super War yang Memiliki Skill Combo Jarak Dekat dan Jauh Hanya Taskmaster

Tidak hanya itu, Taskmaster juga merupakan seorang penjahat yang melatih antek-antek untuk berbagai organisasi teroris dan juga penjahat. Dalam Marvel Super War, Taskmaster mendapatkan role sebagai Fighter yang mampu bertransformasi dengan dua bentuk. Pertama adalah Bow and Arrow Form yang memungkinkan Taskmaster mampu menyerang dan memberi damage dari jarak jauh.

Sedangkan yang kedua adalah serangan jarak dekat ketika Taskmaster menggunakan Sword and Shield Form. Buat yang penasaran dengan kemampuan dari Taskmaster, yuk intip ulasan skillnya di bawah ini. Pasif – Sword and Shield: Ketika Taskmaster berada dalam mode Sword and Shield, dia akan menyerang dengan melontarkan perisai setiap beberapa kali serangan basic. Pasif – Bow and Arrow: Ketika Taskmaster berada dalam mode Bow and Arrow, serangan dasarnya akan memberikan tambahan panah ketika menyerang.

Taskmaster menembakkan panah ke arah yang ditentukan, menyebabkan damage AoE.
Efek kombo: Taskmaster berguling ke depan dan menembakkan panah yang kuat ke musuh dengan tanda paling banyak sambil memberikan damage dan menimbulkan slow pada musuh di dekat target.

Tekan dan tahan kemampuan untuk mengisi, yang menyebabkan Taskmaster mempercepat. Dia juga secara otomatis menandai dan menggunakan 1 serangan dasar pada target dalam jangkauan setiap 0,5 detik.
*Saat mengisi daya, seret analog ke “Photographic Rapid Fire” untuk melakukan kombinasi.

Dimulai dengan serangan jarak jauh: Ability 1 dapat digunakan secara bebas dalam bentuk default. Ability 2 kemudian dapat digunakan untuk mengisi charge. Setelah mencapai 3 tanda, seret joystick di kanan ke Ability 1 untuk melakukan combo. Selesaikan dengan serangan jarak dekat: Tukar ke melee. Charge ability 2; saat mendekati musuh, seret analog di kanan ke Ability 1 untuk melakukan kombo, lalu akhiri dengan cast Ability 1 lainnya sendiri. Sisip dengan serangan basic untuk memberikan damage tambahan.

Rasanya Seperti Memiliki Filter Instagram PS5 Ramai Digunakan Netizen – Siapa sangka jika bulan November ini akan menjadi momen peralihan generasi konsol yang siap membawa banyak evolusi baru. Persiapan Sony dalam meluncurkan PlayStation 5 juga sudah semakin matang, apalagi setelah mereka mengadakan event presentasi PS5 Showcase yang sempat menghebohkan banyak fans dan membawa antusiasme besar akan perilisan konsolnya.

Rasanya Seperti Memiliki Filter Instagram PS5 Ramai Digunakan Netizen

Hype yang begitu besar juga didukung dengan berbagai aplikasi pendukung yang mungkin tidak langsung dari Sony. Seperti misalnya filter Instagram yang sangat viral belakangan ini. Para pengguna Instagram bisa menggunakan sebuah filter yang menunjukkan Box dari PS5 dan mengejutkannya bentuk filter tersebut seperti terlihat nyata. Sontak, filter tersebut cukup viral dan ramai digunakan para netizen.

Sudah tidak sabar menantikan konsolnya? PlayStation 5 akan dirilis pada 12 November di beberapa negara terlebih dahulu seperti Amerika Serikat, Jepang. Hingga Korea Selatan sebelum disusul di wilayah lainnya pada tanggal 19 November. Karena produksi konsolnya lebih dibatasi, sebaiknya kamu segera ikut mengamankan pre-ordernya saat sudah tersedia.

Mantap Movie Kimetsu no Yaiba Mugen Train Tayang di Indonesia Pada Desember 2020 – Apakah kamu salah satu pecinta anime yang masih termakan oleh “hype” dari anime Kimetsu no Yaiba? Season pertama anime tersebut telah resmi usai ditayangkan pada musim panas kemarin. Apakah kamu salah satu pecinta anime yang sudah tidak sabar untuk menyaksikan kelanjutannya ceritanya? Jika iya, ada kabar baik nih untuk kamu.

Mantap Movie Kimetsu no Yaiba Mugen Train Tayang di Indonesia Pada Desember 2020

Untuk penayangannya di Indonesia akhirnya mendapatkan kepastian. ODEX Indonesia secara resmi mengumumkan kalau film yang diberinama Kimetsu no Yaiba: Mugen Train akan mulai ditayangkan pada 19 Desember 2020 untuk Fan Screening alias sekali tayang dalam weekend tersebut saja. Sementara untuk penayangannya secara reguler baru akan dimulai pada Januari 2021 mendatang.

Anime Kimetsu no Yaiba besutan ufotable memang sangat menghebohkan selama berjalan dua musim belakangan ini. Selain menghadirkan cerita membasmi para iblis yang seru dan menegangkan, anime tersebut juga. Menghadirkan kualitas grafis dan animasi di atas rata-rata yang bakal membuat para penonton tercengang ketika menontonnya.

Game Orwell’s Animal Farm Saat Para Babi Bertindak Menjadi Pemerintah dan Membangun Masyarakat – Orwell’s Animal Farm adalah game yang diadaptasi dari buku novel alegoris yang diterbitkan pada tahun 1945 untuk mengkritik rezim totaliter dan komunis yang muncul di seluruh dunia pada masa itu. Kisahnya bercerita tentang sebuah peternakan hewan.

Game Orwell’s Animal Farm Saat Para Babi Bertindak Menjadi Pemerintah dan Membangun Masyarakat

Di mana para hewan tersebut memberontak dan melawan para peternak. Mereka juga membangun masyarakat mereka sendiri yang dipimpin oleh dua babi bernama Snowball dan Napoleon. Merekapun berjuang dengan cara mereka sendiri untuk bertahan hidup.

Game ini nantinya akan membawa genre hybrid, berupa Adventure-Tycoon. Tentunya, pemain dipastikan akan merasakan banyak peristiwa serta suasana yang persis seperti yang diceritakan pada novel tersebut dengan gaya seni buku cerita.

Dalam deskripsi Steam, game ini juga nantinya memperbolehkan para pemainnya untuk mengubah jalan cerita menurut keinginan mereka masing-masing. Selain akan dirilis untuk Steam, game ini juga dipastikan akan dirilis untuk mobile. Namun belum tahu akan dirilis secara global atau tidak.

Baru Rilis Video Spotlight Seraphine Cetak Rekor Dislike Terbanyak Sepanjang Sejarah Riot – Muncul sebagai Hero Baru sekaligus pelengkap dari Virtual Girl Band mereka yaitu K/DA. Seraphine digadang-gadangkan menjadi karakter favorit yang baru. Namun, hal mengejutkan datang dari video spotlight yang dirilis oleh Riot untuk memperkenalkan bagaimana mekanikal dari Seraphine ini sendiri. Pasalnya, video tersebut menuai banyak Dislike di YouTube.

Baru Rilis Video Spotlight Seraphine Cetak Rekor Dislike Terbanyak Sepanjang Sejarah Riot

Mencetak 61.000 Dislike dan mendapatkan 39.000 Like membuat video dari Seraphine mencatatkan dislike terbanyak. Tak hanya itu, versi korea dari Video Spotlight Seraphine juga mendapatkan 1.000 Like dan 9.000 Dislike. Sungguh angka yang begitu jauh. Bahkan tidak sampai 50% orang-orang menyukai Champions satu ini.

Untuk urusan jumlah Dislike, memang video Spotlight Yorick dan Gangplank memiliki jumlah Dislike hingga 9.000 dan 10.000 dalam perilisannya. Namun, rasio dari Like dan Dislike mereka cukup seimbang. Tidak dengan Seraphine yang bisa dibilang timpang antara Like dan Dislike.

Dapatkan Sertifikasi Postel, PlayStation 5 Siap Dipasarkan di Indonesia Sebentar Lagi – Tidak terasa bulan depan akan menjadi momen peralihan generasi konsol yang siap membawa banyak evolusi baru. Persiapan Sony dalam meluncurkan PlayStation 5 sendiri sudah sangat matang dan bahkan mereka juga sudah memberikan konsol tersebut sebagai bahan review ke banyak media hingga influencer ternama. Meskipun banyak gamer di berbagai penjuru dunia juga sudah mengamankan pre-ordernya.

Dapatkan Sertifikasi Postel, PlayStation 5 Siap Dipasarkan di Indonesia Sebentar Lagi

Namun sayang Indonesia termasuk salah satu negara yang belum mendapatkan akses tersebut secara resmi. Penantian gamer tanah air untuk kehadiran konsolnya mungkin tidak akan memakan waktu yang terlalu lama, karena belum lama ini PT. Sony Indonesia sudah mendapatkan sertifikat terbit resmi dari Postel untuk konsol PlayStation 5 beserta aksesorisnya. Dengan ini, sepertinya akses pre-order PS5 dengan harga resminya di Indonesia akan segera tersedia dalam waktu dekat ini.

Seperti yang kami sebutkan sebelumnya, kebetulan beberapa media dan influencer sudah mendapatkan kesempatan untuk melakukan unboxing paket penjualan konsolnya. Jika penasaran, kamu bisa langsung melihat beberapa videonya DI SINI.

Sudah tidak sabar menantikan konsolnya? PlayStation 5 akan dirilis pada 12 November di beberapa negara terlebih dahulu seperti Amerika Serikat, Jepang, hingga Korea Selatan sebelum disusul di wilayah lainnya pada tanggal 19 November. Karena produksi konsolnya lebih dibatasi, sebaiknya kamu segera ikut mengamankan pre-ordernya saat sudah tersedia di Indonesia.

Setelah 3 Tahun DAMWON Gaming Bawa Pulang Trofi Worlds 2020 ke Korea Selatan – Seperti Tiongkok, beberapa negara juga menjanjikan bagi atlet esports. Tak terkecuali Korea Selatan. Meski kita lebih mengenalnya dengan pop culture yang ada, namun pemain Starcraft dan League of Legends bagaikan dewa disana. Kita bisa mengingat bagaimana Faker mendominasi layaknya selebriti. Namun, piala dari Worlds selalu jatuh ke tangan orang lain selama tiga tahun belakangan ini.

Setelah 3 Tahun DAMWON Gaming Bawa Pulang Trofi Worlds 2020 ke Korea Selatan

Di tahun 2020 akhirnya DAMWON Gaming asal Korea Selatan kembali membawa trofi tersebut. DAMWON Gaming mengalahkan Suning Gaming dengan skor 3-1. Meski mendominasi di game pertama, namun Suning harus menerima kekalahan mereka di 3 game selanjutnya. Berfromat Best of Five (BO 5), DAMWON Gaming memberikan penampilan yang konsisten sepanjang match.

Beranjak dari papan tengah LCK hingga akhirnya menjadi juara Worlds 2020, tentunya cerita DAMWON Gaming layaknya sebuah cerita dongeng. Tak hanya itu, Jungler mereka yang bernama Canyon juga menjadi MVP di gelaran Worlds 2020. Hebatnya lagi, sang Jungler masih berusia 19 Tahun dan tentunya memiliki masa depan yang cerah.

Meski saat ini dunia sedang ramai dengan Wild Rift, tidak ada salahnya kita mengapresiasi pemenang Worlds 2020 bukan? Sekali lagi, selamat DAMWON Gaming.

WIld Rift Sudah Open Beta! | Rekomendasi Game Minggu ini – Setiap minggu, KotakGame selalu memberikan rekomendasi game terbaik yang bisa kamu coba. Rekomendasi game ini tidak hanya meliputi mobile, namun juga konsol.

WIld Rift Sudah Open Beta! | Rekomendasi Game Minggu ini

Di Minggu ini League of Legends Wild Rift Sudah masuk ke tahap Open Beta. Selain itu, cukup banyak game baru yang bermunculan minggu ini serta banyak game yang sedang mengadakan event ataupun update terbaru yang menarik dan tentunya sayang banget kalau kamu lewatkan.

Dari rekomendasi game seru versi KotakGame ini, manakah yang menjadi favorit kamu? Jangan lupa juga untuk like dan subscribe channel YouTube KotakGame

Iko Uwais Jadi Chou Timo Tjahjanto Berikan Teaser Syuting Promosi Video M2 – Adalah salah satu gelaran yang ditunggu oleh para pemain Mobile Legends: Bang Bang. Gelaran yang mempertemukan para jagoan Mobile Legends: Bang Bang dari seluruh dunia ini memang masih simpang siur infonya. Mulai dari tempat, tim yang ikut, dan lain-lain. Banyak yang berspekulasi macam-macam soal gelaran akbar ini.

Iko Uwais Jadi Chou Timo Tjahjanto Berikan Teaser Syuting Promosi Video M2

Namun, kesampingkan itu semua sejenak. Beberapa waktu lalu, Timo Tjahjanto sang sutradara kenamaan yang terkenal dengan film horor dan laga memberikan sebuah update di Instagram pribadi miliknya. Sutradara yang akan mengerjakan proyek Si Buta dari Gua Hantu ini terlihat memberikan foto sebuah set studio yang bertuliskan “M2 is Coming”. Hal ini berarti dirinya sedang mengerjakan proyek video promosi dari M2. Tak hanya itu, ada karakter Chou yang hadir di Instagram miliknya.

Tak hanya itu, Iko Uwais yang terkenal lewat Film The Raid juga membagikan sesuatu di akun Instagram miliknya. Sekilas terlihat aktor yang sudah malang melintang ini mengenakan kostum Chou, Fighter di Mobile Legends: Bang Bang. Tentunya kita akan menantikan bagaimana penampilan dari Iko Uwais disini. Mengingat dirinya sudah biasa bekerja sama dengan Mo Brothers (Kimo Stamboel dan Timo Tjahjanto).