7 Kabar Orang Ketagihan Game Online & Efek Negatifnya

Posted on

Game online sekarang ini telah makin bertumbuh sebab perkembangan tehnologi digital. Tetapi sebenarnya perubahan ini mempunyai satu fakta yang benar-benar menakutkan. Menurut kabar, angka rumah sakit jiwa yang terima pasien dengan masalah jiwa “Gaming Disorder” karena ketagihan game online makin bertambah serta tragisnya sejumlah besar pasien yang terserang efek negatif ialah orang dewasa dan anak anak.

Data pada Oktober 2019 mengatakan beberapa masalah masalah jiwa karena ketagihan game online di sejumlah Rumah Sakit di Indonesia. Di Rumah Sakit Jiwa Wilayah (RSJD) Amino Gondohutomo, Kota Semarang saja tertera ada 8 pelajar diberitakan suka game online. Di bawah ini ialah kabar efek negatif ketagihan game online dengan karena yang umum saja sampai kronis.

Senang Memukul Kepala Sendiri

DF, seorang siswa SMP di Mojokerto menanggung derita penyakit hipertensi primer karena sering bermain game online. Penyakit ini umumnya dialami oleh orang dewasa, yang ada sebab badan kurang bergerak serta terkurasnya pemikiran. Tetapi sebenarnya DF yang masih tetap duduk di kursi SMP telah menanggung derita penyakit ini.

Orangtua DF bercerita jika anaknya ini hampir tiap hari mulai pulang sekolah sampai jam 8 malam tetap bermain game online di warnet. Dia cuma stop waktu magrib untuk mandi serta makan, kemudian dia kembali lagi meneruskan kesibukannya ini. Karena penyakitnya ini DF merintih sakit di kepala yang tidak tertahan sampai dia seringkali memukul kepalanya sendiri.

Lakukan Perampokan di TK

Tiga remaja di Sleman yang telah ketagihan game online ternyata telah gelap mata. Mereka menjebol satu Taman Kanak Kanak (TK) untuk mengambil barang bernilai seperti laptop, camera serta uang tunai sebesar 5,5 juta. Karena CCTV yang berada di dalam gedung TK, ke-3 anak remaja itu sukses dikenal serta diamankan beberapa waktu selanjutnya saat nongkrong di muka TK itu.

Nekat Mengambil Motor

Di Samarinda seorang remaja dengan inisial AP, nekat mengambil motor sebab tidak dikasih uang oleh orang tuanya untuk bermain game online. Otaknya yang telah ketagihan kronis ini pada akhirnya membuat dianya ambil jalan singkat dengan lakukan perampokan motor. Bukan hanya 1x saja, tetapi AP melakukan berkali kali. Uang hasil perampokan motor ini dipakai AP untuk bermain game online serta minuman keras.

Merebut Smartphone Orang

Semestinya jika tidak memiliki uang tak perlu bermain game online. Tetapi tidak sama dengan F, walau tidak mempunyai uang tetapi masih ingin bermain game online. Sampai pada akhirnya F pilih jalan singkat dengan merebut smartphone punya FR yang kebetulan melalui di ruang sepi.

Sebab ketakutan pada akhirnya FR mengikhlaskan smartphone nya. Tidak selang berapakah lama FR sebagai korban berjumpa dengan aktor F dalam suatu warnet. FR bersama-sama orang tuanya datangi aktor serta membawanya ke kantor polisi untuk mempertanggung jawabkan tindakannya.

Jadi Seorang Pengemis


Ketagihan game online makin hari telah makin memprihatinkan. Di Aceh seorang bocah ingusan yang masih tetap berumur 10 tahun nekat mengemis di pasar serta jalan raya cuma untuk dapat memperoleh uang serta bermain game online di warnet. Serta anak ingusan ini melakukan tiap hari cuma agar dapat bermain di warnet. Serta parahnya, pemilik warnet yang tahu ini biarkan anak anak itu lakukan apa saja asal uang masih mengalir.

Telantarkan Anak Sendiri

Baru baru ini seorang wanita yang akui namanya Winda Wirawan tuliskan curhatannya di kolom ulasan Mobile Legends di Playstore. Dia telah tidak paham harus melakukan perbuatan apalagi sebab suaminya sangat ketagihan Mobile Legends sampai tidak ingin kerja serta tidak peduli dalam mengatur anak anaknya. Serta pada sebuah insiden anak anaknya sampai terluka dikarenakan suaminya tidak ingin membantunya waktu dianya sedang kewalahan. Winda mengatakan jika dia sampai meminta pisah karena suaminya yang ketagihan game ini.

Alami Penyakit Stroke

Bukan hanya di Indonesia saja, di Filipina seorang gadis muda berumur 23 tahun diserang stroke sesudah bermain game online Mobile Legends semasa 8 jam pada sebuah hari. Ini telah berjalan beberapa waktu lamanya, serta gadis muda ini seringkali mempertaruhkan waktu tidurnya cuma untuk bermain game online. Faksi keluarga menjelaskan jika insiden yang menerpa anaknya ini dapat jadi pelajaran untuk anak anak lain agar tidak alami hal sama.

Pesan Redaksi

Tidak dapat disangkal, kecuali dampak negatif, terdapat beberapa faedah bermain game online, tetapi dibalik kelebihan itu ada satu bahaya yang benar-benar mengerikan namanya gaming disorder. Mereka yang alami gaming disorder ini tidak dapat lagi memperbedakan mana hal prioritas serta mana yang bukan. Pada keadaan semacam ini efeknya negatifnya bukan hanya ke diri kita, tetapi pada orang orang terkasih yang berada di seputar kita.

Hanya satu hal yang dapat dilaksanakan untuk menahan ialah lakukan limitasi pada diri kita atau ke anak anak kita, sebab pada intinya suatu hal yang terlalu berlebih itu mempunyai efek yang tidak baik. Cintai diri kita, cintai keluarga awasi bermain game online sampai lupa waktu untuk hari esok kita sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *