Project Syndicate Takluk dari Bigetron IGC 2020

Posted on

Ini ialah hari paling akhir di minggu ke-3 dimana laga LoL national qualifier di IGC 2020 semakin menghangat. Pada Rabu tempo hari, kita diberikan dengan pertempuran epic di antara Bigetron Nexus menantang Proyek Syndicate. Ke-2 team saling punyai mekanik yang oke, serta belum terima point kekalahan satupun!

Kurang lebih bagaimana kehebohan laga LoL national qualifier pada hari ke enam? Yuk langsung kita ulas saja di bawah.

MOT (1) versus (0) Domes Tim

Pada pertandingan awal, kita diberikan laga di antara MOT menantang Domes Tim. Perform MOT untuk pertandingan pembuka ini benar-benar memberi kepuasan. Dengan memercayakan Wukong untuk carry dalam team, MOT dapat memberi gempuran surprise berulang-kali pada Domes Tim.

Susah buat Domes Tim untuk tembus pertahanan beberapa anak MOT sebab Senna dari Chum yang benar-benar menyebalkan dengan kemampuan CC-nya. Walau di sini Santana memakai Aphelios yang masuk ke barisan Champion teratas tier, tetapi kerja sama beberapa anak MOT tidak dapat disepelekan, serta ini membuat mereka sukses mendapatkan point positif di pertandingan awal.

Bigetron Nexus (1) versus (0) Proyek Syndicate

Masuk dalam pertandingan ke-2 ada pertempuran di antara dua pimpinan klassemen, yaitu Bigetron Nexus menantang Proyek Syndicate. Di pertandingan hangat ini, Cruzher untuk dukungan dari team Bigetron bermain dengan benar-benar baik dengan memakai Zyra.

Swan Song yang ingin lakukan cheese pick dengan Neeko justri justru dibikin kerepotan menantang gabungan ganda botlane dari Bigetron. Disamping itu, Henry yang memakai Sylas justru memperoleh keuntungan sebab sukses ambil ultimate dari TLyins yang memakai Twisted Fate serta Jordan yang memakai Nocturne.

Masuk menit 21, di sini team dari Proyek Syndicate lakukan kekeliruan yang sangat fatal. Mereka begitu ingin amankan Baron, tetapi tidak lihat dimana tempat dari beberapa anak Bigetron. Akhirnya, dengan HP yang telah terkikis karena gempuran Baron, beberapa anak Bigetron Nexus juga sukses menghabisi ke-5 pemain dari Proyek Syndicate sekaligus juga amankan buff Baron.

Keuntungan ini tidak disia-siakan oleh beberapa anak Bigetron. Mereka berusaha untuk selalu kuasai map hingga tidak biarkan beberapa anak Proyek Syndicate bertumbuh. Dengan kedatangan buff Baron, Bigetron Nexus juga pada akhirnya bisa memenangi pertarungan. Pertandingan ini jadi kekalahan pertama untuk team Proyek Syndicate.

ZHR Esports (1) versus (0) Ambyar Gaming

Pada pertandingan ke-3 ini kita dipertunjukkan permainan yang benar-benar baik dari seorang Venex yang memakai Ryze. Dia dapat bawa teamnya mendapatkan point kemenangan ditambah memperoleh penta kill waktu timfight di wilayah Dragon.

Bukan hanya Venex yang dapat tampilkan perform gilanya, tetapi ada pula mixto yang memakai Lucian. Dengan dibantu oleh nLuffer dengan Nautilus-nya, benar-benar susah buat team Ambyar Gaming untuk sentuh mixto mengingat diapunyai kemampuan dash yang dapat dipakai untuk escape.

Dengan kerja sama yang susah dihancurkan, beberapa anak dari ZHR Esports juga bisa mengakhiri game ke-3 ini saat masuk menut ke 24.

MOT (1) versus (0) Ambyar Gaming

Ambyar Gaming kembali lagi berlaga di pertandingan paling akhir ini menantang MOT. Sayangnya, mereka harus kembali lagi menerima kekalahan atas MOT walau ke-2 team saling punyai perform yang setimbang.

Penting diingat di sini jika jungle k1ngdom rupanya bermain untuk seorang midlaner yang memakai Nunu. Meta Nunu midlaner ini awalnya dikenalkan oleh Faker yang selanjutnya dicoba oleh beberapa player di penjuru dunia.

Memakai Nunu midlaner, jungle k1ngdom cepat sekali untuk perputaran, ditambah dia membuat ability power hingga Nunu kepunyaannya cukup sakit saat memberi damage ke musuh.

Sebab botlane dari Ambyar Gaming yang telah kerepotan, mereka juga harus menyerah waktu melayani MOT serta menempati di tempat paling akhir tanpa ada kemenangan benar-benar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *